Menghemat Uang untuk Anak Kost



dilangkahkakiku.blogspot.com
Kamu anak kost ? sering punya masalah dengan Uang Kost yang tak terasa sudah menipis padahal masih tengah bulan dan bingung ntar malem mau makan apa? besok mau bagaimana ? karena uang kost da 'cekak'. Waduh bisa jadi stress. Kamu pernah mengalami hal sepert ini  tentu sangat memusingkan.  Disini ada beberapa tips untuk Menghemat Uang untuk Anak Kost supaya uang kost aman dan terkendali



1. Bayar di depan
Mintalah kepada orang tua kamu untuk bayar lunas setidaknya selama setahun semua biaya untuk sekolah atau kuliah, sehingga tidak dipusingkan lagi untuk membayarkan biaya-biaya tersebut dikemudian hari. karena bila dibayar bulanan kesalahan yang banyak anak kost lakukan adalah uang untuk biaya pendidikan dengan latahnya digunakan untuk hal lain sehingga menyusahkan kamu nantinya dikemudian hari

2. Kaca Mata Kuda
Pernah liat kaca mata kudakan ? Tau perbedaan kaca mata yang kamu pakai dengan kaca mata kuda? Benar... kaca mata kuda diletakkan disamping matanya. Tau kenapa begitu ? supaya kuda hanya melihat kedapan, fokus ke depan, tidak terganggu dengan situasi di sampingnya. kalau saja kuda melihat sekelilingnya yang ramai dan banyak orang kuda tersebut bisa jadi nervous dan kaget melihat kondisi tersebut, bisa-bisa sang kuda mengamuk dan mencelakakan orang yang menungganginya dan orang disekitarnya. Demikian juga dengan kamu, gunakan kacamata kuda (bukan ngambil kaca mata kuda punya Bang Delman ya) FOKUS.. harus fokus dengan penggunaan uang kost, Fokus pada Kebutuhan bukan Keinginan.  Saat uang diterima belilah semua kebutuhan kamu dalam 1 bulan. sisa nya bisa tentukan dengan bijak sesuai dengan budget

3. Lokasi Menentukan
Lokasi Kost juga sangat menentukan untuk Menghemat Uang untuk Anak Kost. tempat yang dekat dengan sekolah atau kampus, dekat dengan kost temen kamu, dekat juga dengan pasar tradisional namun jauh dari Mall dan tempat Hiburan adalah faktor keberhasilan untuk fokus pada cara menghemat uang kost. Dengan lokasi kost uang bagus kamu dapat ke kampus dengan jalan kaki jadi hemat ongkos, atau nebeng dengan teman yang satu kost atau dekat dengan kost kamu. Belanja kepasar supaya kamu bisa masak sendiri ketimbang makan diwarung, kalau ada keperluan mengenai tugas atau keperluan dengan temen satu kampus tidak perlu repot lagi karena teman kamu dekat dengan tempat kost kamu saat ini dan yang lebih penting lagi dengan lokasi yang jauh dari Mall dan tempat hiburan dapat menekan keinginan untuk belanja atau menggunakan uang kost untuk keperluan yang tidak semestinya

4. Buat sendiri
Hal lain untuk Menghemat Uang untuk Anak Kost adalah Buat sendiri. Ya.. buatlah sendiri apa yang kamu perlukan. Buat sendiri makanan untuk makan siang kamu jangan beli diwarung supaya dapat menghemat uang kost, buat sendiri tugas jangan ke Warnet kalau gak punya laptop atau PC maka gunakan jurus PINJAM dan NEBENG dengan teman kost yang dekat. Cuci baju sendiri jangan ke Laundry, jalan sendiri ke Kampus ya hitung-hitung untuk olahraga bagi yang suka malas olahraga atau Nebeng temen aja yang satu tujuan.

5. Uang Tambahan
Bila kamu sudah mencoba 4 hal diatas ini tetapi uang kost masih kurang, Kenapa tak mencoba salah satu dari Menghasilkan uang dengan cara kreative dalam postingan saya sebelumnya. kamu bisa mencoba salah satunya. Kamu bisa belajar sambil bekerja.

Itu beberapa tips untuk Menghemat Uang untuk Anak Kost, kamu anak kost atau pernah kost, punya pengalaman lain untuk menghemat uang, silahkan berbagi pengalaman dan tips dengan mengisi komentar dibawah ini. Semoga bermanfaat buat semua.


Pengunjung yang baik adalah yang meninggalkan kesan dan komentar. Bila Anda suka artikel ini silahkan berbagi dan berikan link ke halaman ini. terima kasih

5 comments:

  1. maksihh.. artikelnya bagus! :)

    ReplyDelete
  2. dengan wirausaha sangat membantu banget kesulitan sebagai anak kost, manfaatnya pun bisa sekaligus belajar wirausaha

    ReplyDelete
  3. untuk poin terakhir itu apa ya yang sekiranya bisa dan mudah serta tidak membebani pikiran... kn kta mhasiswa yg notabene sering banyak pikiran.

    ReplyDelete